Menyusun contoh kisi soal IPA terpadu SMP kelas 7 semester 2 menjadi langkah awal yang penting bagi setiap guru. kisi soal yang baik membantu memetakan tujuan pembelajaran dan memastikan asesmen berjalan sesuai harapan. Dengan adanya perangkat ajar Deep Learning berbasis Kurikulum Merdeka, proses penyusunan kisi soal semakin terarah dan efisien.
Perangkat ajar tersebut mencakup dokumen seperti CP, ATP, KKTP, Prota, Prosem, dan Modul Ajar. Semua dokumen ini sudah disesuaikan dengan Keputusan BSKAP Nomor 046/H/KR/2025. Guru tinggal menggunakannya sebagai referensi untuk membuat kisi soal yang akurat dan relevan.
1. Mengacu pada Capaian Pembelajaran (CP) Edisi 2025
Langkah pertama dalam menyusun contoh kisi soal IPA terpadu adalah memahami Capaian Pembelajaran (CP). CP yang terbaru edisi 2025 menjadi acuan utama kompetensi yang harus dikuasai siswa di akhir Fase D. Dengan berpedoman pada CP, guru dapat menentukan materi dan indikator soal yang tepat.
CP juga membantu guru memastikan bahwa kisi soal tidak melenceng dari standar nasional. Setiap butir soal harus mengukur kemampuan yang tercantum dalam CP, sehingga hasil asesmen benar-benar mencerminkan pencapaian siswa. Inilah mengapa CP menjadi fondasi dalam pembuatan kisi soal.
2. Menyelaraskan dengan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Setelah CP dipahami, guru perlu menyesuaikan kisi soal dengan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). ATP adalah urutan tujuan pembelajaran yang disusun secara sistematis dari awal hingga akhir fase. Dengan ATP, guru bisa memastikan bahwa soal-soal yang dibuat sesuai dengan urutan materi yang telah diajarkan.
Misalnya, materi klasifikasi makhluk hidup diajarkan di pertengahan semester 2. Maka kisi soal harus mencakup topik tersebut sesuai posisinya dalam ATP. Hal ini mencegah terjadinya soal yang melompat ke materi yang belum dipelajari. Contoh kisi kisi soal untuk kurikulum merdeka seringkali mengandalkan ATP sebagai peta jalannya.
3. Menggunakan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) menjadi indikator yang jelas untuk menilai sejauh mana siswa mencapai tujuan. Dalam menyusun kisi soal, KKTP membantu guru menentukan level kesukaran dan jenis soal yang tepat. Dengan demikian, soal tidak hanya menguji ingatan, tetapi juga pemahaman mendalam.

Contoh kisi soal kurikulum merdeka biasanya mencantumkan kriteria ini sebagai dasar penilaian. Guru dapat mengelompokkan soal berdasarkan kategori: sudah tercapai, sedang berkembang, atau perlu bimbingan. KKTP membuat asesmen lebih objektif dan terukur.
4. Mengintegrasikan Pendekatan Deep Learning
Pendekatan Deep Learning menekankan mindful, meaningful, dan joyful learning. Ketika menyusun kisi soal, guru harus merancang soal yang mendorong siswa berpikir kritis dan mengaitkan konsep dengan kehidupan nyata. Soal tidak boleh sekadar hafalan, melainkan aplikasi dan analisis.
Sebagai contoh, soal tentang interaksi makhluk hidup bisa meminta siswa menganalisis dampak pencemaran lingkungan. Soal seperti ini mencerminkan meaningful learning karena relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan mengintegrasikan Deep Learning, kisi soal menjadi lebih berkualitas dan bermakna.
5. Menyesuaikan dengan Program Semester (Prosem)
Program Semester (Prosem) memetakan materi per minggu efektif. Ketika menyusun kisi soal untuk semester 2, guru harus memastikan bahwa seluruh materi yang telah diajarkan sesuai dengan Prosem. Jika ada topik yang belum diajarkan karena libur atau kegiatan sekolah, sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam kisi soal.
Prosem juga membantu guru menentukan alokasi jumlah soal untuk setiap kompetensi. Misalnya, jika materi ekosistem mendapat porsi 4 minggu, maka soal yang muncul bisa lebih banyak dibandingkan materi lain. Kesesuaian dengan Prosem menjamin validitas kisi soal.
Kesimpulan
Menyusun contoh kisi soal IPA terpadu SMP kelas 7 semester 2 menjadi lebih mudah dengan memanfaatkan perangkat ajar Deep Learning. CP, ATP, KKTP, dan Prosem memberikan kerangka yang lengkap dan terintegrasi. Dengan mengikuti kelima langkah di atas, guru dapat menghasilkan kisi soal yang akurat, adil, dan sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
Pastikan untuk selalu menyesuaikan kisi soal dengan karakteristik peserta didik dan kalender pendidikan daerah. Jangan lupa untuk menggunakan format yang rapi agar mudah dipahami oleh siswa maupun rekan sejawat. Selamat menyusun kisi soal yang efektif dan bermakna!